Sunday, May 4, 2014

Metode Menghafal Quran dan Me-muroja'ahnya

Haloo..
Assalamualaikum..
Banyak yang tanya sama saya tentang bagaimana caranya mudah mengahafal al quran dan memuraja’ahnya kembali..
“Banyak jalan menuju Roma”, itu istilah yang bisa diartikan bahwa banyak cara untuk menghafal Al Quran. Tinggal searching atau tanya2 kawan yang sudah punya hafalan, mulai dari waktu terbaik untuk menghafal, metode-metode menghafalnya, metode-metode mengulangnya, dan lain-lain, lalu pilih yang paling sreg untuk kamu laksanakan dan konsisten dengan cara kamu itu.


METODE
Kalau saya dulu ketika menghafal di pesantren metode menghafalnya biasa aja dan yang penting juga untuk menghafal adalah mempunyai guru/ustadz tempat kita menyetorkan hafalan kita. Dulu, ketika waktunya tahfidz (pelajaran menghafal), ayat/halaman yang ingin dihafal dibaca berulang-ulang sambil dihafal. Lalu ketika ayat pertama sudah hafal, pindah ke ayat kedua. Ketika ayat kedua sudah dihafal, sebelum lanjut ke ayat ke 3 saya mengulang dua ayat pertama. Begitu juga seterusnya, ketika mau lanjut ke ayat ke 4 saya mengulang dulu 3 ayat pertama. Itu dilakukan hingga nanti sudah dapat 1 surat atau 1 halaman. Jika ingin melanjutkan hafalan ke surat/halaman setelahnya, surat/halaman yang baru dihafal tersebut saya ulang-ulang dulu sampai lancar lagi.
Dan pengulangan tersebut dilakukan per-5 halaman yang dihafal. Jadi, jiika sudah 5 halaman dihafal, setorkan 5 halaman tersebut sekaligus. Jika sudah 10 halaman(setengah juz) dihafal, setorkan 10 halaman tersebut sekaligus. Begitu terus sampai 1 juz. Jika 1 juz sudah dihafal, setorkan 1 juz tersebut sekaligus. Lalu, jika sudah disetorkan lagi maka baru bisa lanjut menghafal ke juz berikutnya. Karena berdasarkan pengalaman saya menghafal
hafalan yang baru dihafal itu bisa ditinggal agak lama jika kita sudah menyetorkannya 1 juz sekaligus ke ustad. Jika belum sampai 1 juz, ya harus sering-sering di-muroja’ah.

MUROJA’AH
Kalau untuk muroja’ah, tidak ada cara lain selain membaca. Semakin sering hafalan tersebut dibaca/diulang maka akan semakin kuat hafalan tersebut. 

Tidak bisa kita berharap hafalan kita lancar tetapi kita jarang/tidak pernah membacanya lagi. Mustahil.
Dan biasanya bagi seorang penghafal Al Quran mempunyai 3 kategori kekuatan hafalannya.
  1. 1.       Hafalan lancar

Biasanya surat-surat/juz-juz yang masuk dalam kategori ini adalah surat-surat favorit atau surat-surat yang sering dibaca. Hafalan yang masuk dalam kategori ini adalah hafalan yang apabila kita tinggalkan lama (tidak mengulangnya dalam waktu lama), bisa kita lancarkan dalam waktu yang sedikit saja. Tidak perlu membacanya berulang-ulang, cukup membacanya 1-2 kali sudah bisa lancar lagi surat-surat tsb. Kalau untuk saya , hafalan lancar ini ada di juz 30,29,28,1,2,3,4,5. Juz-juz tersebut sering saya baca sejak SMP, bahkan juz 29 dan 30 sudah saya hafal dan sudah diulang-ulang semenjak SD.

  1. 2.       Hafalan setengah lancar

Hafalan yang masuk dalam kategori ini adalah hafalan yang pernah lancar (pernah lancar dalam kategori saya adalah pernah disetorkan 1 juz sekaligus) lalu ditinggal lama (bahkan terlalu lama) sehingga jadi terlupa. Dan untuk melancarkannya kembali adalah dengan sering mengulang-ulangnya sampai bisa disetorkan 1 juz sekaligus. Dan perlu kurang lebih 3 jam untuk melancarkan juz tersebut.

  1. 3.       Hafalan berantakan

Hafalan yang masuk dalam kategori ini adalah hafalan yang belum pernah lancar(definisinya ada di atas), hanya disetor per-halaman saja ke ustad ketika menghafal dan setelah itu tidak diulang-ulang lagi.
Untuk melancarkannya kembali sangat berat, sama beratnya seperti menghafal ulang juz/surat tersebut. Hafalan saya yang masuk dalam kategori ini adalah hafalan ketika saya kejar target menghafal (1 tahun 10 juz), apalagi saat itu bersamaan dengan tahunnya UN (Ujian Nasional), jadi cuma setoran saja, tidak pernah diulang-ulang lagi.
Waktunya? Waktu yang dibutuhkan untuk melancarkannya sama dengan ketika anda menghafal juz/surat-surat tersebut.

Dan saya berani berkata bahwa hafalan saya lancar adalah ketika semua hafalan saya berada dalam kategori 1. Dan kalau untuk sekarang hafalan saya masih terbagi jadi 3 kategori tersebut. Jadi, setiap hari, setiap pekan, setiap bulan saya punya jadwal dan target untuk men-treatment(mengobati) hafalan kategori 2 dan 3 tsb sehingga nanti (insya Allah, didoakan ya) hafalaan saya menjadi hafalan kategori 1 semua. Aamiin.. hhee.. :D


Selamat Menghafal..!! Semangatt..!!

Tuesday, January 21, 2014

Jangan tergesa-gesa, kecuali dalam 5 hal ini..!!


Ingin berbagi tentang khutbah Jumat yang saya simak kemarin nih. Tema yang disampaikan cukup menarik untuk saya, sampai saya yang awalnya ngantuk-ngantuk jadi serius mendengarkan. Tentang tergesa-gesa yang pada umumnya dalam Islam sifat tersebut sangat tidak dianjurkan untuk melakukannya dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari urusan makan dan minum, sampai urusan ketika terlambat untuk shalat berjamaah pun kita dilarang untuk tergesa-gesa.
Rasulullah bersabda : “  العجلة من الشيطان “ Tergesa-gesa adalah dari syaithan.
Tetapi ada beberapa 5 hal dimana jika kita melakukannya kita disunnahkan untuk bersegera melakukannya. Apa saja 5 hal itu?


Pertama, Segera menyuguh tamu jika tamu itu masuk rumah (kita)
Sebagai salah satu efek hidup bermasyarakat adalah adanya tamu yang datang ke rumah kita, baik itu saudara, kenalan, tetangga atau lainnya. Rasulullah Saw dalam mensikapi tamu memerintahkan kita agar menghormatinya. “Barang siapa mengaku beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaknya dia menghormati tamunya.” (H.R.Abullaits).

Wednesday, December 25, 2013

Kenapa ditunda - tunda???


Ayo rame-rame #DukungPolwanBerjilbab...

Friday, September 6, 2013

Futur dan Penyebabnya



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Ba'da Tahmid wa sholawat.. 'Amma ba'du

Brother, hari ini ane pengen nge-share nih tentang sebuah istilah yang sering atau mungkin pernah kita dengar bagi seorang aktivis, yaitu istilah 'futur'. Mumpung masih anget2, soalnya baru kemarin ane dikasih materi tentang ini.. hhe..

Apa sih 'futur' itu?
kalo ane, pertama kali denger itu istilah ane kira dari bahasa inggris 'future' yg artinya 'masa depan / masa yg akan dateng). Tapi setelah beberapa lama, akhirnya ane tahu klo arti 'futur' itu bukan yang kaya' gitu.
'Futur' artinya adalah gejala malas / lemah setelah sebelumnya aktif. (kata MR)
Ya kalo dari dulu udah males ya namanya bukan 'futur', tapi emang udah kebiasaan.
Termasuk 'futur' juga adalah waktu ketika setelah bulan ramadhan, saat amal kita di bulan syawal kualitas & kuantitasnya berkurang dibanding saat bulan ramadhan


Apakah gejala 'futur' itu gejala yang aneh dan dianggap sebuah ketidak wajaran?
- kalau kata MR ane, futur itu bisa dianggap sebagai sebuah kewajaran. Karena salah satu karakteristik  iman itu kan yazid wa yanqus (iman itu bisa naik dan turun).

Dan godaan untuk kita 'futur' itu banyak, ada dimana-mana. Ya memang karena fitrah kita sebagai manusia juga menginginkan yang enak2 dan nyantai2. Ya kan??

Monday, June 17, 2013

Silaturrahim ke tempat Ust Sunardi dan Ust Santo (30-05-2013)


Hari ini Selasa, 30 Mei 2013 kita silaturahim ke tempat Ust Santo di Perum Panca Bakti ( dari rel untung ke arah bypass, deket masjid nurul iman ). Kita berangkat ba'da magrib, ane, agus, sama yasin. Kita janjian ketemu di stasiun untung suropati.

Sore itu sebelumnya, ane baru balik dari silaturahim ke rumah Ust Sunardi ( staff kaderisasi DPW ) di Jl Kemuning no 419 Bataranila. Ya silaturahim itu adalah termasuk sarana tarbiya & juga penugasan dari MR. Disana ane banyak sharing-sharing dengan beliau terutama masalah 'dakwah, jamaah & partai'.

Ane juga disuruh cerita sedikit tentang apa itu dakwah, sifat2nya, dll. Gara-gara ane jarang berbicara tentang dakwah jadinya ane ngomongnya agak ngadet, ya itu juga gara-gara sedikit baca buku juga sih.. hhe

Nasihat beliau untuk ane, pertama dakwah itu karakteristiknya jalannya panjang, belum tau kapan selesai, banyak gangguan, fitnah dan cobaannya. Sabar aja.

Kedua, dalam tarbiyah itu bukan hanya transfer ilmu saja tapi juga ada transfer ruhiyah --> tazkiyatuunafs. Makanya selain kita harus punya bekal ilmu, harus juga kita punya bekal 'ruhiyah' yaitu ibadah-ibadah kita untuk sbg pendekatan kita ke Allah. Agar apa yang kita sampaikan itu punya 'power', nggak cuma omongan aja. Makanya ibadah-ibadah harian itu dijaga khususnya qiyamullail itu, jarang banget ane soalnya.

Setelah itu, abis magribnya kita silaturrahim ke tempat Ust Susanto. Beliau ini pernah menjadi ketua Birohmah Unila tahun 2002. Dan satu-satunya Ketua Birohmah yang dari D3 Komputer FMIPA. Kita sampe rumah beliau sebelum isya, disambut beliau sebentar abis itu ke mesjid buat solat isya berjamaah.  

Kita sharing nya dimulai setelah isya. Ya awalnya sharing tentang kita masing-masing. Asal darimana, rumah dimana, tinggal sekarang dimana, kuliah di jurusan apa, angkatan berapa, dll. Abis itu beliau nanya ' jadi, antum-antum ini calon2 ketua Birohmah ya..?'

Sunday, June 2, 2013

Hari ini hari lahir pancasila bung..!!

Karena kemarin tanggal 1 Juni 2013 adalah hari lahir Pancasila, ane mau inget-inget lagi poin2nya pancasila.
Pengen ngerasain bekas2 perjuangan bapak-bapak perjuangan kita dulu.. hhe 

(hayoo,masih lupa nggak pancasila ini siapa aja yang ngerancang..??)

Mungkin bapak-bapak yang dulu berjuang untuk kemerdekaan kita ini sedih ngeliat indonesia sekarang ini,
udah susah payah negara ini merdeka dari jajahan bangsa asing, eh tapi malah sekarang banyak banget pihak asing yang menjarah kekayaan alam kita. Tanpa sedikitpun memberi kebermanfaatan pada rakyat yang ada di sekitarnya.

Coba tengok PT Freeport di papua itu, ketika malam pabrik itu terlihat indah dengan gemerlapnya lampu-lampu yang menyala disana. Tapi diluar itu?? gimana dengan rakyat papua disekitarnya?? Gelap gulita kawan-kawan dan...
tetep miskin tentunya..

baca ini..


Ayoo, kita teriakan bareng-bareng poin-poin pancasilanya...
yokk..

Pancasilaa...

satu.. Ketuhanan yang Maha Esa..

dua.. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab..

tiga... Persatuan Indonesia..

empat.. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan

lima.. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia..


Semoga pihak2 asing diluar sana tahu bahwa di Indonesia masih ada pemuda yang tidak lelah untuk berjuang untuk kemajuan bangsanya agar kekayaan negaranya bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya utk negrinya sendiri tanpa campur tangan asing.. Merdeka..